46 Pompa air/Water pump: untuk mensirkulasikan air 47. Tali kipas/Fan belt: Untuk menggerakkan kipas pendingin 48. Tangki (Fuel tank): sebagai penampung bahan bakar 49. Pompa (Fuel pump): Menyuplai bahan bakar dari tangki ke karburator 50. Baterai: sebagai penyimpan arus listrik. 51. Kontak (Switch): Untuk memutus dan menghubungkan 52.
BagianPenyusun Mechanical Seal. Terdapat beberapa komponen di dalam mechanical seal ini. Untuk mempermudah pemahaman mari kita lihat dulu definisi dari tiap komponen. 1. Seal. Merupakan bagian yang berfungsi sebagai penghalang masuknya cairan, baik itu pelumas maupun fluida. Seal banyak di temui pada mesin seperti paling mudah adalah mesin
SealWater Pump Vixion - Pada sebuah sistem pendinginan mesin modern kita mengenal istilah water pump atau pompa air pada sebuah mesin, baik itu mesin sepeda motor maupun mesin mobil. Komponen yang satu ini memang tidak dapat dianggap remeh sebab fungsinya sangat vital terhadap proses pendinginan suhu mesin.
BagianTabung berfungsi memberikan tekanan yang lebih pada impeler sehingga air akan lebih bertenaga 12. Otomatis Berfungsi mengendalikan aliran listrik jika kran pada bagian penampung ditutup kemudian aliran air berhenti secara otomatis bagian ini bekerja memutuskan aliran listrik pada motor pompa air. 13.
Crankcase tank, selain berfungsi sebagai penampung juga berfngsi sebagai tangki pengendap dimana, minyak luamas akan terpisah kan sesuai dengan berat jenisnya. Dari crank case tank minyak lumas selanjutnya dilakukan proses purifikasi, minyak lumas dihisap oleh pompa (lubricating oil feed pump) kemudian dialirkan masuk kedalam purifier melalui inlet pipe dan masuk ke komponen - komponen lain.
Saringanbahan bakar atau saringan bensin ini pada umumnya terletak diantara komponen tangki bahan bakar dengan pompa bahan bakar. Fungsi dari saringan bahan bakar yaitu untuk menyaring air dan partikel kotoran-kotoran yang terbawa oleh bahan bakar, agar nantinya air dan partikel kotoran ini tidak disalurkan ke sistem bahan bakar karena dapat mengganggu dan merusak kinerja komponen lain.
RSLA. Water pump mobil sebagai salah satunya sisi mesin yang berperanan penting untuk atur perputaran air pada radiator mobil supaya temperatur mesin selalu terlindungi. Water pump mobil sebagai salah satunya sisi mesin yang mempunyai peran penting. Bagaimana tidak, water pump benar-benar berperanan dalam atur perputaran air pada radiator mobil supaya temperatur mesin selalu terlindungi. Untuk Anda yang mempunyai mobil, tentunya harus memahami mengenai water pump supaya mesin kendaraan bisa bekerja dengan maksimal. Tetapi, untuk Anda yang belum tahu bagaimana fungsi dan ciri kerusakan pada water pump itu, berikut penjelasannya. Piranti waterpump atau pompa air pada mekanisme pendingin mempunyai peranan cukup penting. Tanpa waterpump karena itu pendingin tidak bisa bersirkulasi hingga tidak kemungkinan tejadi pendinginan pada mesin. Dealer Technical Dukungan Dept. Head PT Toyota Astra Motor TAM Didi Ahadi menjelaskan, waterpump mempunyai pekerjaan menyalurkan air pendingin ke semua sisi mesin kendaraan. Potongan Water Pump Mobil Water Pump Mobil, Komponen, Cara Kerja, Fungsinya, Ciri, Dampak Kerusakan Pompa air sendiri berperan untuk memompa air supaya air pendingin bisa bersirkulasi pada beberapa bagian mesin, lewat water jacket buat untuk lakukan pendinginan waterpump berputar-putar sesuai perputaran mesin. Simak juga Pemutihan Bukan Memiliki arti Tidak Bayar Pajak Kendaraan Waterpump ini berada atau terhubung dengan pulley ada di belakang kipas pendingin dan pulley ini tersambung dengan v-belt. Oleh karenanya perputaran dari pompa air sesuai dengan perputaran mesin. Fungsi Water Pump Fungsi water pump untuk memompa air pendingin atau water coolant supaya sanggup bersirkulasi ke beragam komponen mesin yang memerlukan pendinginan lewat aliran air pendingin atau water jacket. Water pump akan mengisap air pendingin atau water coolant dari radiator pendingin dan memompa water coolant itu supaya bersirkulasi ke semua komponen yang memerlukan lewat aliran pendingin atau water jacket. Supaya water pump bisa bekerja karena itu disambungkan dengan perputaran mesin lewat v belt atau fan belt dengan sebuah pulley. Ingat keutamaan kerja dari water pump atau pompa air ini, karena itu pompa air perlu dirawat dan selalu dicheck dan anda perlu mengenal kerusakan-kerusakan yang umum terjadi pada water pump atau pompa air. Bila water pump atau pompa air hancur harus langsung diperbaiki. Komponen Water Pump Mobil dan Perannya Beberapa komponen itu ialah aliran air dari radiator, water pump impeller, housing water pump, stuffing box, shaft, pulley hub, bearing, aliran ke arah water jacket. Ada komponen tambahan sebetulnya, yaitu puli water pump. Puli ada di muka pulley hub dan akan menyambungkan beberapa komponen atau puli lain dengan V-belt. Berikut Diterangkan water pump yang terbagi dalam beberapa komponen. Beberapa komponen water pump ini mempunyai fungsi dan pekerjaan semasing. Untuk memperjelasnya berikut sebagai komponen water pump pada kendaraan. Rotor, sebagai salah satunya komponen water pump yang mempunyai fungsi sebagai komponen yang berputar-putar dan memompa air pendingin atau water coolant agar bersirkulasi ke beragam komponen mesin lewat water jacket. Water pump bodi atau body pompa air pendingin sebagai salah satunya komponen water pump yang mempunyai fungsi sebagai silinder yang dipakai untuk mempersempit ruangan air pendingin hingga sanggup hasilkan penekanan dan water coolant bisa bersirkulasi e beragam komponen mesin. Dudukan pulley sebagai salah satunya komponen water pump yang mempunyai fungsi sebagai tempat atau penyangga dan penyambung water pump dengan pulley pulley kipas pendingin pada beberapa kendaraan. Pulley ini perannya melanjutkan perputaran dari mesin ke sisi water pump hingga water pump bisa bekerja seperti mestinya. Shaft atau kutub penyambung di antara pulley dengan rotor, hingga perputaran pada pulley yang dari mesin bisa dilanjutkan ke rotor untuk memompa water coolant hingga bisa bersirkulasi pada beragam komponen mesin lewat water jacket. Bearing sebagai salah satunya komponen water pump yang mempunyai fungsi sebagai bantalan kutub rotor hingga gesekan bisa dikurangkan. Hal itu akan menambahkan daya pompa dari water pump hingga water coolant bisa jalan optimal untuk mendinginkan mesin kendaraan. Pelat sebagai salah satunya komponen water pump yang mempunyai fungsi sebagai penutup body water pump hingga air pendingin tidak bersatu dengan oli yang ada di dalam mesin. Seal sebagai salah satunya komponen water pump yang mempunyai fungsi sebagai perapat pada kutub rotor hingga tidak ada kebocoran yang mengakibatkan air pendingin bersatu dengan oli. Gasket sebagai salah satunya komponen water pump yang mempunyai fungi sebagai perapat hingga water coolant tidak bersatu dengan oli. Langkah Kerja Water Pump Cara kerja water pump sebetulnya benar-benar simpel. Cara kerja water pump kendaraan sebetulnya sama dengan pompa air umumnya. Bedanya water pump kendaraan dipakai untuk memompa cairan pendingin atau water coolant agar bersirkulasi ke beragam komponen mesin lewat water jacket. Perputaran mesin kendaraan dilanjutkan atau disambungkan ke pulley water pump lewat V belt atau fan belt. Oleh karenanya saat mesin berputar-putar kuat pulley water pump akan berputar-putar lebih kenccang. Sementara iu kebalikannya, saat mesin berputar-putar rendah karena itu pulley water pump rendah. Ini akan memengaruhi performa dari mekanisme pendinginan supaya bekerja di saat diperlukan yakni saat mesin bertemperatur lumayan tinggi. Perputaran pada pulley ini dilanjutkan ke kutub water pump lewat bantalan atau bearing. Kutub ini disambungkan ke rotor yang mempunyai vane. Vane ini yang hendak menggerakkan dan memompa cairan pendingin atau water pump. Air pendingin atau water coolant yang masuk lewat aliran inlet akan dipompa oleh vane rotor dan dikeluarkan lewat toko hingga bisa bersirkulasi ke beragam komponen mesin. Saluran water coolant atau air pendingin ini lewat aliran water jacket yang berada di beragam komponen mesin. Air pendingin atau water coolant ini akan ambil panas yang dibuat mesin karena gerakan dan gesekan beragam komponen mesin. Air pendingin ini bersirkulasi secara terus-terusan dengan kontribusi water pump. Berikut Ciri Kerusakan Water Pump Mobil Sisi mesin yang pada kondisi hancur pasti memberinya sebuah pertanda pada kendaraan. Antara pertanda itu satu diantaranya ialah timbulnya suara yang lain. Lantas bila water pump mobil alami kerusakan, apa ciri-cirinya? Berikut penuturannya. Mesin Mobil Mengeluarkan bunyi. Salah satunya ciri yang mengisyaratkan jika water pump alami kerusakan ialah ada bunyi keras pada mesin mobil. Bunyi itu umumnya akan kedengar saat mesin mobil pada kondisi hidup. Kerusakan yang terjadi pada water pump itu sering disebabkan karena rusaknya bearing. Langkah yang dapat Anda kerjakan untuk memeriksa kerusakan yang terjadi pada water pump dengan melepaskan tali pada kipas. Selanjutnya, Anda putar pompa airnya memakai tangan. Bila rasanya geret, pertanda water pump alami permasalahan hingga memunculkan bunyi. Kipas Radiator Tidak Stop Berputar-putar. Ciri kerusakan water pump setelah itu saat kipas radiator yang tetap berputar-putar tiada henti dan Anda merasakan mesin ada pada temperatur 96 derajat ke atas. Bila mobil pada kondisi yang begitu, memiliki arti pertanda water pump alami kerusakan. Benar-benar beresiko bila Anda biarkan kondisi itu, apa lagi bila temperatur mesin yang naik terus dan tidak ingin turun, dan angin yang dibuat dari kipas radiator rasanya tidak panas. Seharusnya selekasnya check water pump Anda dan selekasnya benahi kerusakannya. Kipas Radiator Tidak Bisa Berputar-putar. Awalnya sudah diterangkan jika ciri kerusakan water pump diikuti dengan kipas radiator yang tidak stop berputar-putar. Tetapi, rupanya untuk beberapa mobil yang alami kerusakan pada water pumpnya memberinya pertanda yang lain, yakni kipas radiatornya tidak bisa berputar-putar. Kipas radiator yang tidak berputar-putar mengakibatkan air pada radiator itu tidak bisa bersirkulasi. Karena itu, air yang ada di bawah radiator temperaturnya tidak bisa capai 95 derajat celcius. Meskipun, air pendingin pada bagian mesin sudah mendidih di atas temperatur 100 derajat celcius. Air Radiator Stop Bersirkulasi. Ciri yang lain mengisyaratkan jika water pump mengalami kerusakan ialah air pada radiator stop bersirkulasi. Langkah yang dapat Anda kerjakan untuk memeriksa kondisi itu dengan buka thermostat untuk beberapa waktu saat mesin pada kondisi idle. Idle sebagai satu kondisi di mana mesin kendaraan pada keadaan bekerja, tetapi kendaraan tidak pada kondisi bergerak. Pada kondisi mesin idle itu, coba Anda check lubang penutup radiatornya. Bila air radiator bersirkulasi, memiliki arti water pump Anda pada keadaan baik dan kebalikannya. Tetapi bila Anda kurang percaya, dapat mengaplikasikan langkah lainnya, yakni buka selang sisi atas radiator. Selanjutnya, coba isi radiator sama air supaya water pump mengisap air itu. Bila air muncrat atau ada riak-riak dengan jumlah yang besar, pertanda water pump bekerja secara normal. Tetapi, bila saat Anda menuang air ke radiator tidak ada air yang muncrat atau mungkin tidak ada riak-riak, pertanda water pump sedang memiliki masalah. Terdapat Tetes Air di Sisi Depan atau Samping Mesin. Ciri setelah itu saat Anda menyaksikan ada tetes air yang ada di sisi depan atau samping mesin, bisa saja water pump alami kebocoran. Tetapi, air cuman bisa menetes bila kebocorannya cukup besar. Tetes air tidak bisa menetes bila water pump mobil cuman alami kebocoran kecil. Air yang berbentuk recikan saja akan habis ikuti putaran puly pada water pump. Beda hal bila kebocorannya lumayan besar, karena itu air akan merembes dan menetes ke luar. Kebocoran umumnya muncul karena sil hancur atau bearing alami karatan. Oleh karenanya, ada baiknya kalau Anda rajin mengecek kondisi air pendingin tiap km. Tidak lupa untuk menukar air pendingin itu tiap km supaya kwalitasnya selalu terlindungi. Baling-Baling Pompa Air Habis atau Tidak Berputar-putar. Beberapa ciri water pump hancur yang paling akhir ialah baling-balingnya habis atau mungkin tidak berputar-putar. Kondisi fisik dari baling-baling itu dapat Anda saksikan dengan membedah water pump lebih dulu. Bila baling-baling habis atau tidak bisa berputar-putar walau sebenarnya puly berputar-putar, bisa saja water pump hancur. Mirip contoh, Anda barusan menukar water pump sama yang baru, tetapi terjadi kerusakan karena di antara baling-baling dan as pada water pump tidak tersambung secara kuat. Meskipun, puly pada water pump itu dapat berputar-putar secara baik. Dampak Kerusakan Water Pump pada Mobil Anda sudah mengetahui bukan jika water pump sebagai salah satunya komponen mobil yang paling berperanan penting? Pada umumnya, kerusakan yang dirasakan oleh water pump ada pada mekanisme radiatornya. Lantas, apa dampak yang diakibatkan bila water pump alami kerusakan? Sirkulasi air pendingin berhenti. Water pump benar-benar berperanan dalam menyalurkan air pada radiator ke semua sisi mekanisme yang mendinginkan mesin. Bila water pump alami kerusakan, pasti pembagian air radiator juga akan alami masalah. Bahkan juga, permasalahan itu dapat merambat pada mesin yang lain. Overheating. Pompa air mobil sebetulnya jarang-jarang sekali alami kerusakan. Bahkan juga, usia dari water pump sendiri dapat capai sepuluh tahun bila pengisian air radiator dilaksanakan secara benar. Namun, bila water pump alami kerusakan, karena itu sisi mesin keseluruhannya dapat terserang overheating. Butuh keahlian menggantinya. Maka saat Anda merasakan water pump alami kerusakan, selekasnya tukar sama yang baru. Tetapi, Anda harus ketahui jika pergantian pompa air mobil cukup menyusahkan karena berada ada berada di belakangnya timing belt. Pengeluaran/dana. Saat Anda lakukan pergantian water pump, seharusnya timing belt ditukar sekaligus bila umurnya telah kelamaan. Pakai suku cadang water pump yang asli supaya bisa digunakan dalam saat yang semakin lama. Diminta untuk merawat. Agar Anda tidak berasa kesusahan saat Anda akan menukar water pump, sebaiknya bawa mobil Anda ke bengkel sah Suzuki paling dekat supaya ditukar langsung oleh orang yang pakar di sektornya. Sesudah water pump mobil ditukar, janganlah lupa dirawat secara baik supaya lebih tahan lama. Di atas sebagai berkenaan water pump mobil, komponen, cara kerja, fungsinya, ciri, dampak kerusakan. Ulasan berkenaan fungsi water pump, komponen water pump, dan cara kerja water pump.
Komponen Water Pump – Dalam penggunaan pada sistem pendingin terdapat water pump yang didalamnya terdiri dari beberapa bagian. Setiap komponen water pump memiliki peran dan fungsi yang berbeda-beda. Lalu apa saja komponen water pump pada kendaraan? Water pump mobil adalah segi mesin yang mempunyai peranan penting untuk atur putaran air pada radiator mobil agar suhu mesin selalu terlindung. Peranan water pump mobil untuk menjaga kondisi mesin mobil agar tidak demikian panas. Karenanya ada proses pendingin mesin yang mempunyai peranan penting dalam menjaga suhu mesin tetap normal. Salah satu bagian terpenting pada mekanisme pendingin ialah water pump atau pompa air. Air pendingin tidak bisa bersirkulasi ke semua water jacket pada block silinder apabila tidak ada mekanisme water pump. Hingga bisa kita simpulkan jika tanpa water pump tidak kemungkinan terjadi pendinginan pada mesin. Mekanisme ini sangat penting, karena jika tidak ada mekanisme ini mesin bisa kemungkinan sekali alami overheating. Dalam jalankan perannya menggerakkan air ke semua bagian mesin, ada bagian water pump yang memberi dukungan. Water pump mobil terdiri dari beberapa bagian. Beberapa bagian water pump ini memiliki peranan dan tugas masing-masing. Untuk lebih jelasnya berikut sebagai Komponen water pump pada kendaraan. Pada suatu water pump yang digunakan pada mobil, pada umumnya ada 8 bagian. Seperti terlihat pada gambar berikut ialah beberapa bagian yang ada pada suatu water pump mobil. Beberapa komponen itu ialah aliran air dari radiator, water pump impeller, housing water pump, stuffing box, shaft, pulley hub, bearing, aliran ke arah water jacket. Ada bagian tambahan sebetulnya, yaitu puli water pump. Puli ada di muka pulley hub dan akan menyambungkan beberapa komponen atau puli lain dengan V-belt. Berikut ulasan terkait komponen water pump 1. Rotor Rotor pada komponen water pump memiliki peranan sebagai Komponen yang berputar dan memompa air pendingin atau water coolant supaya bersirkulasi ke bermacam Komponen mesin melalui water jacket. 2. Water Pump Body Water pump body pada bagian water pump memiliki peranan sebagai silinder yang digunakan untuk mempersempit ruang air pendingin sampai mampu menghasilkan penekanan dan water coolant dapat bersirkulasi e bermacam bagian mesin. 3. Dudukan Pulley Dudukan pulley mempunyai peranan untuk tempat penyangga dan penghubung water pump dengan pulley pulley kipas pendingin pada beberapa kendaraan. Pulley ini peranannya meneruskan putaran dari mesin ke segi water pump sampai water pump dapat bekerja seperti harusnya. 4. Shaft Selain itu terdapat bagian shaft yang berfungsi sebagai kutub penghubung antara pulley dengan rotor. Putaran pada pulley yang dari mesin dapat diteruskan ke rotor untuk memompa water coolant sampai dapat bersirkulasi pada bermacam Komponen mesin melalui water jacket. 5. Bearing Bearing sebagai satu diantaranya bagian water pump yang memiliki peranan sebagai bantalan kutub rotor sampai gesekan dapat dikurangi. Hal tersebut akan menambah daya pompa dari water pump sampai water coolant dapat jalan maksimal untuk mendinginkan mesin kendaraan. 6. Plat Plat pada water pump memiliki peranan untuk tutup bodi water pump hingga coolant tidak berpadu dengan oli. 7. Seal Seal mempunyai peranan sebagai perapat pada kutub rotor. Akibatnya tidak ada kebocoran yang menyebabkan air pendingin berpadu dengan oli. 8. Gasket Bagian water pump yang terakhir yaitu gasket yang memiliki fungi sebagai perapat sampai water coolant tidak berpadu dengan oli. Diatas adalah ulasan terkait komponen water pump yang ada di kendaraan. Semoga dapat menambah wawasan pengetahuan.
Water pump merupakan salah satu komponen yang ada pada sistem pendingin kendaraan. Sesuai namanya, fungsi water pump adalah untuk memompa air radiator agar siklus pendinginan pada kendaraan dapat terjaga dan bekerja dengan semestinya. Dikutip dari laman Auto2000, biasanya lokasi water pump menyatu dengan blok mesin dan terletak di sisi depan. Berdekatan dengan timing belt/timing chain. Lalu water pump dan mesin terhubung melalui pulley yang tersambung dengan v-belt. Sehingga dalam prinsip kerjanya, water pump akan memompa cairan pendingin sesuai dengan putaran mesin. Keberadaan water pump ini sangat penting untuk menjaga agar suhu mesin tetap stabil. Coba bayangkan jika radiator bekerja tanpa adanya komponen yang memompa air radiator. Maka cairan pendingin tidak dapat mengalir ke bagian mesin. Akibatnya, panas dari mesin tidak terserap dan pada akhirnya mesin dapat mengalami overheating. Maka dari itu, water pump merupakan sebuah komponen utama yang sangat diperlukan oleh radiator dan air radiator dalam cara kerjanya. Jika mengingat water pump berperan besar pada sistem pendinginan mobil, maka kalian harus mengetahui beberapa fungsi utama dari water pump di bawah ini, simak! Tanpa berlama-lama, berikut adalah informasi lengkap tentang fungsi dari water pump pada kendaraan 1. Memompa Air dari dalam Radiator ke Water Jacket Water pump mensirkulasikan air dari dalam radiator Water pump dapat kita sebut juga sebagai pompa air. Di mana komponen ini berfungsi untuk memompa air radiator untuk disalurkan ke bagian mesin melalui selang kemudian ke water jacket. Tujuan dari water pump sama seperti radiator yaitu untuk mendinginkan kendaraan. Di saat suhu air radiator memanas, water pump akan mengalirkan cairan ke kisi radiator lewat selang untuk didinginkan kembali. Sehingga, siklus tersebut akan berulang selama mesin masih bekerja. 2. Mengatur Siklus Cairan Pendingin pada Mobil Water pump mengatur siklus cairan pendingin Selain memompa cairan pendingin, fungsi water pump juga turut mengatur siklus pendinginan pada kendaraan. Karena seperti yang sudah disebutkan di atas, water pump akan terus memompa cairan pendingin yang berfungsi untuk mendinginkan mesin. Setelah menyerap panas, cairan akan kembali ke radiator untuk didinginkan kembali. Peran water pump di sini adalah untuk mengatur kapan cairan pendingin harus disalurkan ke bagian mesin dan kapan cairan pendingin harus kembali ke radiator. Dengan terjadinya siklus tersebut, cairan pendingin dapat memiliki siklus dan bisa bekerja sesuai dengan fungsinya, yaitu mendinginkan mesin kendaraan. 3. Membantu Kerja Radiator Peranan fungsi water pump pada radiator mobil Tanpa adanya water pump, radiator tidak dapat berfungsi dengan semestinya. Sebab water pump berfungsi untuk memompa cairan pendingin dari radiator ke tiap bagian mesin. Sedangkan, radiator memerlukan air radiator untuk dapat mendinginkan mesin kendaraan. Sehingga keberadaan water pump merupakan hal yang sangat diperlukan. Karena tanpa water pump, radiator tidak akan mendapatkan cairan pendingin untuk dapat mengalir ke bagian mesin. Sehingga mesin akan memiliki suhu tinggi yang menyebabkan terjadinya overheating. 4. Mencegah Overheating Water berfungsi mencegah overheat Water pump juga berperan besar dalam mencegah overheating pada kendaraan. Sebab cairan yang dipompa oleh water pump merupakan cairan yang dapat menyerap suhu panas dari mesin mobil. Kemogokan biasa terjadi pada mobil yang mengalami overheating. Selain membuat mobil mogok, overheating juga menjadi masalah besar yang dapat menyebabkan rusaknya komponen jika digunakan secara terus-menerus. Maka dari itu, fungsi water pump di sini merupakan hal yang sangat krusial karena dapat mencegah kerusakan dan overheating pada mesin kendaraan kalian. Sebuah sistem pendingin untuk mesin haruslah bekerja dalam kondisi optimal. Jangan sampai ada masalah yang terjadi di dalamnya. Termasuk pada bagian water pump. 5. Mendinginkan Mesin Seiring dengan Putaran Mesin Water pump juga mendinginkan mesin Selama mesin masih bekerja, sistem pendingin akan terus menstabilkan suhu dari tiap bagian mesin. Lokasi water pump terhubung dengan blok mesin dan dekat timing belt. Maka, putaran mesin dapat terhubung melalui v-belt yang disambungkan ke pulley water pump. Jika mesin berputar lebih cepat, water pump juga akan memompa cairan dengan lebih kencang. Sebaliknya, jika putaran mesin lambat maka water pump akan menyesuaikan pompaan cairan menjadi lebih lambat. Itulah beberapa fungsi dari water pump pada kendaraan. Yaitu untuk memompa dan mengatur siklus cairan pendingin agar suhu mesin dapat tetap terjaga. Semoga dengan ini kalian dapat memahami guna dan proses kerja water pump untuk mencegah overheating pada mesin. Related postsMengejutkan PT MAB Hadirkan Mobil Listrik Double Cabin, Beginilah SpesifikasinyaLihat Spesifikasi Honda WR V Mobil SUV Mewah dengan Performa MengagumkanSimak Cara Kerja Kopling Mobil Lengkap dengan Langkah PerawatannyaUngkap Efek Pengguna Liquid Vape Sabu, Direktur Narkoba Polda Metro Jaya FlyPeluncuran mobil baru pada 2023Setelah dikalahkan oleh Google, TikTok bukan lagi platform media sosial yang populer